Merasa Disudutkan Terima Uang Parkir Pesta Rakyat, Kasatpol PP Bangka dan Kaling Pemda Beri Klarifikasi

Bangka, DiksiNews.com – Menanggapi pemberitaan yang menyatakan dirinya diduga menerima setoran parkir pesta rakyat Bangka Setara, Kasat Pol PP Bangka, Thony Marza katakan jika narasi dalam berita tersebut terkesan sangat menyudutkan. Saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (30/9/2022), ia sebutkan telah mengundang media yang bersangkutan untuk hadir hari ini.

“Mungkin saja yang bersangkutan sedang sibuk atau hal lainnya sehingga tidak bisa datang. Namun untuk menanggapi berita tersebut, hari ini sudah datang rekan rekan yang terlibat dalam pelaksanaan pesta rakyat 4 tahun Bangka Setara,” ujarnya.

“Saya menilai pemberitaan tersebut sangat tendensius, keberadaan kami dalam hal ini memang ditunjuk oleh panitia induk untuk mengkoordinasikan keamanan dan kenyamanan yang ada di area penyelenggaraan pesta rakyat. Selain itu juga untuk mengatur parkir kendaraan dengan melibatkan beberapa pihak lain,” tegas Tony Mirza.

Kemudian Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Bangka, Asep Setiawan menjelaskan apabila semuanya dilakukan telah sesuai dengan petunjuk dari Bupati Bangka, dan menurutnya dalam pelaksanaan kegiatan harus melibatkan banyak komponen agar dapat berjalan dengan sukses.

“Hal yang paling krusial yang harus mendapatkan perhatian dalam kegiatan pesta rakyat ini adalah keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Oleh sebab itu kami menunjuk Sat Pol PP untuk mengatur parkir, dan untuk pengaturan teknis di lapangan berada di Dinas Perhubungan dan pengawasan ada di Polres,” paparnya.

Ia menambahkan jika selain itu juga dalam pengaturan parkir pihaknya juga harus melibatkan komponen masyarakat, seperti Kepala Lingkungan Bukit Betung dan Lingkungan Komplek Pemda.

“Buktinya hari ini keadaan berjalan terasa aman dan nyaman, kecuali bagi pengunjung yang tidak ikhlas membayar uang parkir. Dan untuk masalah tiket karcis itu urusan ada di setiap Kepala Lingkungan, kami hanya sebatas sebagai leading sektor penyelenggara kegiatan saja,” terangnya.

Sementara itu Kaling Komplek Pemda, Yusrizal menjelaskan jika pihaknya sebelumnya mengajukan diri untuk dilibatkan mengatur parkir dalam kegiatan pesta rakyat. Oleh sebab itu, untuk teknis di lapangan pihaknya meminta bantuan kepada Sat Pol PP dan sekaligus mencetak kupon parkir.

“Hasil uang parkir itu disetorkan ke saya, kemudian untuk bayar petugas parkir dan sisanya masuk uang kas lingkungan. Uang hasil parkir ini murni kami yang kelola,” ujarnya.

Kemudian Thony Marza menambahkan untuk pelaksanaan parkir semata-mata hanya untuk mengatur agar pengunjung dapat tertib. Ia menceritakan pada saat rapat pertama dilakukan Kepala Dinas Perdagangan meminta bantuan agar teknis parkir diatur oleh Sat Pol PP, akan tetapi pihaknya hanya untuk mengkomunikasikan dengan pihak-pihak terkait.

“Hal ini berkaca pada kegiatan-kegiatan sebelumnya, supaya kantor disekitar kegiatan tingkat keamanannya dapat terkontrol. Sesuai hasil rapat, untuk nilai tiket parkir disesuaikan dengan perda supaya tidak memberatkan para pengunjung. Uang hasil parkir itu operasional petugas parkir dan kas lingkungan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *