Bangka, Diksinews.com – Guna menampung animo generasi muda Babel untuk ikut Lomba Pidato, DPD Garda Relawan Indonesia Semesta (GARIS) Bangka Belitung akhirnya melonggarkan batasan usia para peserta. Yang sebelumnya DPD GARIS Babel hanya memfokuskan batasan usia peserta hanya untuk para pelajar SMA, SMK dan sederajat. Namun, dikarenakan banyaknya permintaan, maka batasan usia peserta ditingkatkan mulai usia pelajar SMA, SMK dan sederajat hingga usia 25 tahun.
“Hal ini kita longgarkan, karena banyak permintaan dari mahasiswa atau umum untuk bisa berpartisipasi dalam lomba pidato,” ungkap Ketua DPD GARIS Babel, Aboul Ala Almaududi SH, Jumat (6/10/2023).
Selain batas usia yang dilonggarkan, waktu pelaksanaan lomba juga dimundurkan dari Kamis 12 Oktober 2023 menjadi Sabtu 14 Oktober 2023.
“Sedangkan untuk tempat dan persyaratan lainnya tetap sama,” ujar Aboul.
Lomba yang akan memacu adrenalin puluhan generasi muda se Babel ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Bagi para generasi muda yang tertantang ikut lomba, kata Aboul, biaya pendaftaran hanya Rp 50.000.
Sementara syarat perlombaan pidato dan peserta lomba pidato, antara lain peserta adalah mulai dari siswa maupun siswi SMA/SMK dan sederajat hingga usia 25 tahun.
Pendaftaran peserta dilakukan dengan menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Pelajar, Kartu Tanda Mahasiswa atau KTP, dengan menyertakan surat tugas/delegasi dari sekolah, universitas maupun lembaga dan instansi.
Durasi pidato minimal 5 menit dan maksimal adalah 10 menit dengan didahului menyebutkan nama diri. Sedangkan tema yang diusung dalam lomba pidato adalah “Peran Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Di Era Digital”. Pakaian menggunakan pakaian atau aksesoris perjuangan maupun bendera merah putih.
“Peserta harus datang 15 menit sebelum perlombaan pidato dimulai. Peserta yang tiga kali dipanggil saat lomba dimulai dan tidak hadir maka dinyatakan mengundurkan diri,” jelas Aboul.
Aboul juga menjelaskan bahwa kriteria penilaian Lomba Pidato antara lain:
1. Kesesuaian Tema, Judul Dan Isi Pidato. Peserta pidato harus menyampaikan identitas diri dan judul pidato yang sesuai dengan tema pada awal memulai pidatonya.
Isi pidato merupakan inti dan substansi apa yang disampaikan dalam berpidato. Dalam hal ini penilai atau juri akan mengukur kesesuaian tema, judul dan isi yang dibawakan oleh peserta, yang artinya semakin sesuai tema pidato dengan tema yang telah disebutkan di atas maka semakin tinggi nilai yang akan diperoleh.
2. Sistematika Atau Tahapan Penyampaian Pidato ( Pembuka, Isi, Penutup).
Seluruh peserta harus menyampaikan pidato dengan tata urutan pembukaan, isi dan penutup yang harus dibawakan dengan tepat oleh peserta lomba pidato. Jika ada salah satu yang kurang maka akan menjadi nilai minus.
3. Menggunakan Bahasa Yang Bagus dan Menarik Audience.
Bahasa harus disesuaikan dengan bahasa yang umum digunakan dalam berpidato. Hal ini tidak mengharuskan pidato harus menggunakan bahasa yang baku dan kaku, tetapi lebih tepat bahasa yang bisa dipahami dan dinikmati oleh audience / pemirsa serta komunikatif.
4. Substansi atau Isi Pidato.
Makna dan substansi pidato sepanjang sesuai dengan tema dan judul yang disampaikan, peserta boleh menyampaikan kritik, pujian, cacian serta hal-hal lain baik yang berkonotasi negatif, positif dan sejenisnya sepanjang masih dalam koridor yang tidak melanggar hukum kesopanan dan etika budaya Indonesia.
5. Vokal/ Artikulasi/ Intonasi Dalam berpidato.
Intonasi yang tepat untuk suara pelan dan suara keras sesuai dengan isi untuk menghidupkan suasana saat berpidato akan menjadi kunci penilaian yang sangat menentukan.
6. Gaya/ Mimik dan Improvisasi Dalam berpidato.
Selain intonasi mimik wajah juga sangat menentukan tingginya penilaian oleh juri atau penilai, peserta boleh bergaya profesional seperti seorang ustad, pendakwah, atau seorang orator politik sepanjang bisa memainkan , mimik / ekspresi wajah dan gerak tubuh yang bagus sehingga mampu lebih menghidupkan isi pidatonya dan menarik audiens.
7. Ketepatan Waktu Dalam berpidato
Waktu yang baik didalam lomba pidato ini minimalnya keseluruhan bisa selesai kurang dari 5 menit, namun jika harus diperpanjang karena substansinya yang sangat padat, maka keseluruhan maksimal tidak lebih dari 10 menit.
“Juri akan menilai dan menetapkan hanya tiga juara, yakni juara 1, 2 dan 3 saja, ” tukas Aboul.
Bagi juara satu nantinya akan mendapatkan uang pembinaan Rp.600.000, juara II Rp.400.000 dan juara III Rp 250.000.
“Rencananya lomba akan kita laksanakan pada hari Rabu 11 Oktober 2023 mulai pukul 10.00 WIB di Gedung Sepintu Sedulang,” ujar Aboul.
Bagi peserta yang tertarik menjadi peserta dapat mendaftarkan diri dengan cara menghubungi kontak person berikut ini:
1.Ardin Hulu : 0831-5074-0657
2.Ridho : 0896-1139-4693
3.Tari : 0852-7933-2837
4.Manti : 0887-0695-1325
5.Lindra : 0822-8425-5567
6.Citra : 0813-6802-8000.

