Prof Saparudin : Pembangunan Pangkalpinang Harus Berkesinambungan untuk Kesejahteraan Masyarakat

PANGKALPINANG, DIKSINEW.COM  — Pembangunan di Kota Pangkalpinang dinilai perlu menjaga konsistensi dan kesinambungan agar dampaknya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh seluruh lapisan masyarakat. Langkah strategis dan tata kelola yang terarah menjadi kunci utama dalam memastikan roda perekonomian dan pembenahan infrastruktur berjalan seimbang.

Hal ini ditegaskan oleh Walikota Pangkalpinang saat memberi sambutan pada rapat Paripurna 1 Masa Persidangan I dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Kamis (17/9).

Walikota Pangkalpinang, Prof Saparudin menjelaskan, Pemkot Pangkalpinang bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk melanjutkan berbagai program prioritas, mulai dari peningkatan sarana publik, penataan ruang kota, hingga penanganan kawasan rawan banjir. Prinsip keberlanjutan dianggap penting agar setiap kebijakan yang telah dirancang tidak terhenti di tengah jalan dan tetap selaras dengan kebutuhan warga.

“Selain fokus pada pembangunan fisik, sektor ekonomi lokal seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pariwisata juga terus didorong agar menjadi penopang kemandirian daerah. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus membuka lapangan kerja baru,” katanya.

Dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkesinambungan katanya, Pangkalpinang optimistis mampu berkembang menjadi kota yang lebih maju, modern, dan nyaman untuk ditinggali tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Ia menilai, berbagai hasil pembangunan yang telah dicapai oleh pemimpin sebelumnya perlu dipertahankan dan dikembangkan. Sementara berbagai hal yang masih memiliki kekurangan harus menjadi bahan evaluasi untuk diperbaiki pada masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Saparudin juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang beserta jajaran yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan pembangunan daerah.

Ia secara khusus menyebut sejumlah tokoh yang pernah memimpin Pangkalpinang, yakni H. Zulkarnain Karim, H. Daniran, H. Ahmad Amri, H. Edison Taher, Muhammad Irwansyah, M. Sopian, dan H. Maulan Aklil (Molen).

Menurutnya, setiap periode kepemimpinan telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan Kota Pangkalpinang, sekaligus meninggalkan karya, fondasi dan pengalaman yang menjadi bagian dari perjalanan daerah.

“Setiap kepemimpinan telah memberikan warna, meletakkan fondasi, serta meninggalkan karya dan pelajaran berharga dari perjalanan kota tercinta ini,” katanya.

Prof. Saparudin menambahkan, kesinambungan pembangunan juga diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Pangkalpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

(*)