BANGKA SELATAN, DIKSINEWS.COM – Pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah di Desa Rindik, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan Basel) resmi dimulai dengan peletakan batu pertama pada Sabtu (20/6/2026). Momen ini menjadi bagian dari Safari Dakwah Syekh Akbar Fathurrahman, M.Ag, Mursyid Tarekat Idrisiyyah, di Kepulauan Bangka Belitung.
Acara yang digelar di atas lahan wakaf 3 hektare itu berlangsung sederhana namun khidmat. Doa bersama mengiringi dimulainya ikhtiar mendirikan pusat pendidikan dan dakwah bagi masyarakat Bangka Selatan.
Dalam tausiyahnya, Syekh Akbar menegaskan bahwa berdirinya pesantren memiliki makna lebih dari sekadar pembangunan fisik. Menurutnya, pesantren adalah tempat membentuk peradaban melalui pendidikan.
“Pesantren ini kita dirikan bukan hanya untuk membangun gedung. Tujuan utamanya adalah membangun peradaban. Dari sini diharapkan lahir generasi yang memiliki ilmu, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Syekh Akbar hadir bersama Mudir Majelis Ketarekatan Idrisiyyah Ustadz Asep Deni. Hadir pula Ketua Zawiyah Idrisiyyah Babel Safar Hasan Asir, Ketua Zawiyah Bangka Ustadz Irwan Asep Saifudin, Kabag Kesra Setda Basel, Kades Rindik Andi Saputra, serta para jamaah dan tokoh masyarakat.
Prosesi turut dihadiri Kabag Pemerintahan Setda Basel Muhammad Ikbal, S.STP, yang mewakili jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan semangat persatuan dalam mendukung pendidikan berbasis tarekat di Basel.
Pondok Pesantren Idrisiyyah juga menjadi bentuk penghormatan kepada Wahyu Ciputra yang mewakafkan lahannya. Wakaf tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang terus memberi manfaat bagi umat melalui lembaga pendidikan yang kuat dalam ilmu dan akhlak.
“Ke depan, pesantren ini diharapkan menjadi pusat dakwah dan pemberdayaan masyarakat di Bangka Belitung. Kehadirannya juga menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong, wakaf, dan persatuan umat untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
(Dolly)

