BANGKA, DIKSINEWS.COM – Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka, Feri Insani dan Syahbudin, menjanjikan penataan kawasan Jelitik sebagai kawasan industri untuk mengatasi masalah klasik pendangkalan alur muara yang selama ini menghambat aktivitas nelayan di Sungailiat.
Persoalan pendangkalan muara Jelitik bukan hal baru. Bertahun-tahun, nelayan setempat mengeluhkan sulitnya perahu keluar masuk karena sedimentasi yang tak kunjung tertangani. Namun hingga kini, belum ada solusi tuntas dari pemerintah daerah.
Feri–Syahbudin, pasangan nomor urut 1 di Pilkada Bangka 2025, menyatakan bahwa pendekatan pengelolaan kawasan terpadu menjadi jalan keluar yang lebih strategis ketimbang penanganan teknis jangka pendek.
“Kalau kawasan dikelola secara menyeluruh, alur nelayan lancar, daerah dapat PAD, dan investor juga untung. Semua pihak dapat manfaat,” kata Feri, Kamis (14/8/2025).
Feri, yang pernah menjabat Kepala Bappeda Provinsi Bangka Belitung, menyebut rencananya mencakup kawasan industri Jelitik hingga Pelabuhan Sungailiat dan Rambak. Ia bahkan berencana mengusulkan kawasan tersebut sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Pengelolaan kawasan, kata dia, akan dilakukan dengan skema kontruksi dan kontribusi melalui lelang terbuka, tanpa intervensi kepala daerah. Tujuannya adalah menciptakan iklim investasi yang sehat dan transparan.
“Kami tidak akan mengambil keuntungan pribadi dari proses ini. Yang penting adalah kawasan ini aktif dan nelayan bisa bekerja dengan baik,” ujarnya.
Dari sisi fiskal, potensi pendapatan daerah dari pengelolaan kawasan industri dan galian C diestimasi mencapai Rp 15 miliar per tahun.
Namun, janji pasangan Feri–Syahbudin ini juga menyiratkan kritik terhadap lemahnya penanganan pemerintah sebelumnya dalam menyikapi persoalan nelayan. Selama bertahun-tahun, ribuan nelayan Sungailiat menggantungkan harapan pada perbaikan alur muara, namun realisasi di lapangan minim.
“Setiap hari, ada nelayan yang tidak bisa melaut karena kandas. Itu suara nyata dari masyarakat pesisir yang belum mendapat jawaban konkret,” kata Feri.
Jika terpilih, Feri–Syahbudin menyatakan siap menjadikan penataan kawasan Jelitik sebagai program prioritas. Selain menyasar sektor kelautan, rencana ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat fondasi ekonomi lokal.

