BANGKA SELATAN, DIKSINEWS.COM — Dua Rumah Sakit di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terpilih sebagai Top Ten dan masuk 10 besar dari penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Direktur Rumah Sakit Daerah (RSUD) Bangka Selatan Muhamad Fauzan Selasa (04/10/22) mengatakan melalui program Peduli Lansia Kita (Pelita), dua rumah sakit di Basel masuk inovasi 10 besar. Dimana menurut dia, konsep rumah sakit tersebut beda dari rumah sakit lainnya.
“Alhamdulillah dua rumah sakit kita di Basel masuk 10 besar dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik,” ujarnya.
Kata Fauzan, terkait hal itu dewan juri telah menjelaskan bahwa program Pelita ini merupakan program inovasi terbaik. Walaupun sederhana program ini sangat tepat untuk masyarakat khususnya Lansia.
“Program lansia ini untuk umur 60 tahun keatas, jika pasien tidak bisa datang untuk berobat atau tidak punya biaya, kami akan jemput bola. Ini tidak dipungut biaya,” jelas Fauzan.
Lanjut disampaikannya bahwa program ini menyambung dengan program Kepala Daerah Basel yaitu Air Bakung dengan mengunjungi rumah-rumah lansia yang sulit diakses dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Mekanisme jemput bola seperti ini, jika ada laporan yang tidak bisa mengunjungi Fasilitas pelayanan kesahatan, makanya dengan ada laporan seperti itu maka kami akan mengerahkan tim untuk kesana dan jikalau pasien lansia tidak bisa ditangani ditempat tinggalnya atau ditempat pelayanan yang ada di desanya maka kita akan langsung membawa pasien tersebut ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis,” ucapnya.
Dia menambahkan program ini memang sebelumnya sudah berjalan sejak tahun 2019 namun sempat vakum dikarenakan kondisi Covid – 19.
“Sekarang program ini telah dijalankan kembali. Berharap program RSUD Basel bisa juara I dalam kompetisi KIPP tingkat Provinsi Babel,” harapnya.
( Dolly. RD )

