Usia 260 Tahun, Sungailiat Didorong Jadi Kota Maju dan Berdaya Saing

BANGKA, DIKSINEWS.COM – DPRD Kabupaten Bangka menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-260 Kota Sungailiat, Senin (27/4/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Jumadi, S.IP, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bangka Fery Insani, Wakil Bupati Syahbudin, perwakilan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eko Kurniawan, pimpinan DPRD, serta sejumlah pejabat dan elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Jumadi menyampaikan bahwa Kota Sungailiat yang lahir pada 27 April 1766 atau bertepatan dengan 7 Rabiul Awal 1186 Hijriah, kini telah genap berusia 260 tahun. Ia mengajak seluruh pihak untuk menghargai jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.

“Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan panjang pembangunan Sungailiat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan global yang berdampak hingga ke daerah, seperti tekanan ekonomi akibat konflik internasional yang memicu kenaikan harga energi dan berdampak pada stabilitas fiskal. Menurutnya, kondisi tersebut perlu disikapi dengan kebersamaan, ketenangan, serta upaya kolektif dalam mencari solusi.

Adapun tema HUT ke-260 Sungailiat tahun ini adalah “Dengan Semangat HUT Kota Sungailiat ke-260 Kita Bangun Bangka dengan Harmoni”. Tema tersebut menekankan pentingnya keselarasan dalam tata kelola pemerintahan, sosial budaya, ekonomi, dan lingkungan.

“Sinergi seluruh komponen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Fery Insani dalam pidatonya menegaskan bahwa usia 260 tahun Sungailiat merupakan refleksi sejarah panjang perjuangan sekaligus pijakan untuk merancang masa depan yang lebih baik.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bangka telah menetapkan enam program prioritas pembangunan kawasan perkotaan, yakni pengelolaan persampahan dan air minum terintegrasi, revitalisasi kawasan perdagangan, penataan kawasan Pecinan dan Melayu, pengembangan kawasan industri Jelitik, revitalisasi pasar, serta peningkatan status RSUD Depati Bahrin dari tipe C menjadi tipe B.

“Pembangunan ke depan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dengan birokrasi yang lebih responsif, adaptif, dan inovatif,” tegasnya.

Fery juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah, yang telah berkontribusi dalam pembangunan Bangka.

Di sisi lain, perwakilan Gubernur Babel, Eko Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf Gubernur yang berhalangan hadir karena mengikuti peringatan Hari Otonomi Daerah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan mendorong pembangunan inklusif di tengah tantangan yang semakin kompleks.

“Kota Sungailiat memiliki potensi besar di sektor pariwisata, kelautan, dan ekonomi kreatif yang harus dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kearifan lokal,” ujarnya.

Ia berharap, di usia ke-260 ini, Sungailiat semakin berkembang menjadi kota yang maju, nyaman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Rapat paripurna ditutup dengan harapan bersama agar Kabupaten Bangka terus tumbuh menjadi daerah yang harmonis, sejahtera, dan berdaya saing, serta tetap menjaga nilai budaya sebagai identitas daerah.