Pemkab Basel Terus Galakkan Pelayanan Program CKG Melalui Dinas Kesehatan

BANGKA SELATAN, DIKSINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya memberikan pelayanan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk semua anak didik di seluruh sekolah yang ada di Bangka Selatan.

Tak hanya itu, Program CKG ini juga untuk semua kalangan usia mulai dari bayi, Anak anak, dewasa hingga Lansia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bertujuan untuk deteksi dini masalah kesehatan di berbagai kelompok usia.

Program ini menyasar ke Puskesmas yang ada di Kabupaten Basel dan dihadiri ribuan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan program CKG ini merupakan bagian pemerintah untk menciptakan SDM yang unggul serta kesehatan fisik dan mental yang prima.

“Saat ini total seluruh peserta yang telah hadir sebanyak 45, 838 orang dan mencapai 93, 47 persen dari 49, 041 total pendaftar,” jelas dr. Agus.

Tujuan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yakitu;
– Mendeteksi masalah kesehatan pada tahap awal untuk mencegah penyakit berkembang lebih serius.
– Memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan masyarakat di berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia.
– Mencegah masalah kesehatan menjadi lebih berat dan membebani masyarakat serta negara.

“Selain itu, Program CKG yang merupakan Quickwin Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan fisik dan mental anak usia sekolah, sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi kesehatan generasi muda Indonesia,” tuturnya.

dr Agus Pranawa, juga menambahkan bahwa program ini bukan hanya upaya medis, tetapi juga investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Hingga saat ini sudah 60 persen atau sekitar 15.000 orang peserta didik yang mengikuti program CKG di sekolah. Sedangkan untuk target anak didik sekolah yang diwajibkan mengikuti program CKG harus mencapai 25.000 orang lebih.

Maka dari itu, program ini terus dilakukan dengan menyasar keseluruh rumah sekolah. “Untuk sasaran target CKG sendiri yaitu mulai anak jenjang TK, SMA dan Madrasah,” terangnya.

Program ini mencakup berbagai jenis pemeriksaan dasar, antara lain pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan penglihatan, serta skrining kesehatan mental. Selain peserta didik, para guru dan orang tua juga turut dilibatkan dalam kegiatan edukasi dan promosi gaya hidup sehat.

“Kami ingin anak-anak dapat belajar dan tumbuh secara optimal. Karena itu, kesehatan mereka harus menjadi prioritas, bukan pilihan,” ungkapnya.

(Dolly)