Polisi Berhasil Mengungkap Pelaku Pembunuhan Bocah SD, Terduga Pelaku Ternyata Kakak Kelasnya

BANGKA SELATAN, DIKSINEWS.COM – Kepolisian Resor Polres Bangka Selatan (Basel) akhirnya mengungkap 5 tersangka kasus meninggalnya bocah kelas 5 SD akibat Bullying yang terjadi di salah satu rumah Sekolah Dasar di Kabupaten Basel beberapa waktu yang lalu.

Saat Konferensi Pers, Kasat Resrkrim Polres Basel, AKP Raja Taufik Ikrar Buntami menyampaikan, untuk 5 pelaku yaitu merupakan kakak kelas korban ZHA (10) yang berinisial DMP (12), SM (11), IDP (11), HL (11), AS (11).

“Dari kelima pelaku ini hanya satu pelaku yang akan dilanjutkan keproses hukum. Sebab dengan ketentuan hukum sistem peradilan pidana anak, dari lima pelaku hanya satu anak berhadapan hukum (ABH) yang dilanjutkan proses hukum, dan untuk keempat terduga pelaku tidak bisa menjadi tersangka karena usia masih dibawah 12 tahun,” kata AKP RajaTaufik Ikrar Buntami.

Sedangkan pelaku inisial DMP (12) harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya yang telah ia lakukan.

“Awalnya pihak penyidik telah melakukan upaya diversi atau perdamaian sesuai dengan ketentuan hukum yang telah diatur sistem peradilan pidana anak, tetapi semua upaya itu gagal. Sehingga penyidik dengan menerapkan pasal 7 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak,” tutur AKP Raja.

Sementara itu, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto juga menyampaikan dari hasil outopsi organ dalam jenazah terdapat adanya kekerasan benda tumpul.

“Dari hasil pemeriksaan patologi anatomi didapatkan adanya resapan darah pada kulit otot dada dan perut yang diakibatkan kekerasan benda tumpul,” tutur Kapolres Basel AKBP Agus Arif Wijayanto, Selasa (9/9/2025).

Dengan hasil outopsi ini, maka pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus meninggalnya korban ZHA (10), dinyatakan kasus perundungan kekerasan fisik.

“Saat ini pihak Polres Basel telah menetapkan lima terduga pelaku yang merupakan anak berhadapan hukum (ABH). Kelima terduga pelaku yaitu DMP (12), SM (11), IDP (11), HL (11), AS (11),” kata Agus.

Atas kejadian ini, saya Kapolres Basel juga turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban ZHA, semoga amal ibadah almarhum diterima dan ditempatkan yang terbaik (Husnul Khotimah) dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga ikhlas menerima atas musibah ini dan juga selalu diberikan ketabahan.

“Dengan adanya kejadian seperti ini, Kami juga menghimbau dan mengajak kepada pihak sekolah (Guru), orangtua, agar selalu untuk menciptakan suasana aman dan nyaman buat anak-anak baik dalam lingkungan sekolah maupaun dalam lingkungan keluarga,” tutupnya.

(Dolly)