Fery Insani-Syahbudin Komitmen Perjuangkan Gaji Honorer dan TPP ASN di Bangka

BANGKA, DIKSINEWS.COM – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka nomor urut 1, Fery Insani dan Syahbudin, berjanji akan memperjuangkan peningkatan gaji tenaga honorer dan pemulihan Tunjangan Performa Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) jika terpilih pada Pilkada Ulang Bangka 2025.

Fery Insani menyampaikan, saat ini gaji tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka masih berada di bawah Rp 1 juta per bulan, angka yang dianggapnya sangat rendah dan tidak layak. “Gaji Rp 900 ribu tidak sesuai. Kami akan berupaya menaikkan kembali ke angka sebelumnya sekitar Rp 2,25 juta atau mendekati itu,” ujar Fery kepada wartawan, Sabtu (16/8/2025).

Meskipun pemerintah pusat telah menghapus status tenaga honorer melalui kebijakan terbaru, pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PDI Perjuangan ini menjanjikan tidak akan melakukan pemutusan kontrak secara sepihak. Sebagai alternatif, mereka berencana mengalihkan tenaga honorer ke skema outsourcing sesuai aturan yang berlaku.

Fery juga mengungkapkan, tenaga honorer yang dianggap kurang optimal dalam penempatan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan dipindahkan ke kelurahan untuk bertugas sebagai juru pungut pajak. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan penghasilan para tenaga honorer.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada tenaga kebersihan yang penghasilannya saat ini sangat minim. Fery mengatakan, petugas kebersihan yang bertugas menjaga kebersihan kota layak mendapatkan perhatian lebih. Untuk mendukung hal tersebut, ia berencana mengalihkan anggaran rumah dinas bupati untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kebersihan melalui sistem outsourcing.

Terkait pemotongan TPP ASN yang sudah berlangsung sejak 2024 akibat defisit anggaran daerah, pasangan ini berkomitmen untuk menghentikan kebijakan tersebut jika dipercaya memimpin. “Kami tidak akan memotong tunjangan pegawai. Bahkan, jika kondisi keuangan membaik, kami akan berusaha menaikkan TPP meski tidak besar,” kata Fery.

Pemotongan gaji honorer dan TPP ASN dilakukan pemerintah daerah sejak 2024 sebagai upaya efisiensi anggaran akibat defisit keuangan. Kondisi ini diperparah dengan adanya dua kali pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bangka dalam rentang waktu 2024 dan 2025 yang menguras anggaran.

Fery Insani, yang memiliki latar belakang birokrat sebagai mantan Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Sekda Kabupaten Bangka, menyatakan siap mengemban amanah dan menjalankan visi-misi yang telah dirancang untuk membangun Kabupaten Bangka selama lima tahun ke depan.