Nomor Tiga dan Mimpi Cece Dessy : Menyulam Harapan Kota dari Barisan Perubahan

PANGKALPINANG, DIKSINEWS.COM – Siang itu, langit Sembulang Lama teduh. Dari kejauhan, tampak langkah mantap seorang perempuan muda dengan balutan kebaya modern berwarna merah marun. Senyumnya tulus, tapi sorot matanya tajam, penuh tekad. Dialah Dessy Ayutrisna, yang oleh para pendukungnya kerap disapa dengan akrab: Cece Dessy.

Di ruang utama Aston Emidary Hotel & Conference Center, para pasang mata menyaksikan detik-detik penting penetapan nomor urut calon wali kota dan wakil wali kota Pangkalpinang. Suasana khidmat berubah menjadi riuh tepuk tangan saat pasangan Saparudin – Dessy Ayutrisna ditetapkan secara resmi oleh KPU sebagai pemegang nomor urut 3 dalam kontestasi Pilkada Ulang 2025.(Rabu 23/07/2025)

“Ini bukan sekadar angka,” ucap Cece Dessy perlahan, sesaat setelah turun dari podium. “Tiga adalah simbol keseimbangan, seperti langkah kita ke depan: hati, kepala, dan tindakan.” Ungkap Dessy penuh semangat.

Dari Aktivis Sosial ke Panggung Politik

Banyak yang mengenal Dessy bukan dari panggung-panggung mewah, melainkan dari lorong-lorong pengabdian sosial. Ia kerap hadir dalam kegiatan edukasi anak, kampanye lingkungan, hingga advokasi perempuan. Sosoknya membumi, hangat, namun tegas ketika bicara soal masa depan kota.

“Pangkalpinang butuh sentuhan yang bukan hanya keras, tapi juga penuh empati,” ungkapnya. “Saya ingin jadi bagian dari perubahan yang tak melupakan rasa.” Tegas Dessy penuh antusias.

Bersama Sang Profesor, Membawa Gagasan Baru

Berpasangan dengan Prof. Saparudin, seorang akademisi yang dihormati, Cece Dessy membawa warna segar. Ia bukan pendamping pelengkap. Ia adalah suara milenial yang ingin menjembatani kebutuhan rakyat dengan kebijakan cerdas. Perempuan yang satu ini tak sungkan berdiri di barisan depan, menyuarakan hak warga, dari lorong pasar hingga forum-forum kampus.

“Cece itu nyentuh hati rakyat kecil. Dekat, tapi punya visi luas,” ujar Rini, seorang relawan muda yang hadir dalam rapat pleno.

Menuju 27 Agustus, Menuju Harapan Baru

Kini, dengan nomor urut 3 di tangan, pasangan Udin–Dessy resmi melaju ke medan kampanye. Tapi bagi Dessy, ini lebih dari sekadar kontestasi. Ini soal menyulam harapan warga Pangkalpinang, agar kota ini bukan sekadar ibukota provinsi, melainkan rumah besar yang adil, ramah, dan punya arah.

“Jangan hanya pilih pemimpin yang dikenal, pilihlah yang paham dan peduli,” ucap Cece menutup obrolan, sebelum kembali disambut pelukan para pendukungnya.

Nomor 3. Sebuah angka. Tapi bagi Cece Dessy, itu adalah kode dari sebuah janji—untuk memperjuangkan kota ini dengan ilmu, empati, dan keberanian perempuan.(BD-03)