Reses di Bedeng Ake, Mendra Kurniawan Sampaikan Program-program Pemerintah

Bangka, Diksinews.com – Anggota legislatif DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan Amd menggelar reses untuk menyerap aspirasi dari konstituennya dengan warga Lingkungan Bedeng Ake, Sungailiat, Sabtu (2/12/2023).

Menurut Mendra di Pemerintah Kabupaten Bangka banyak program yang harus diinformasikan kepada masyarakat, seperti program bpjs gratis, bantuan kepada lansia dan program yang lainnya. Dirinya pun jelaskan, untuk mendapatkan program gratis yang telah disiapkan oleh pemerintah tersebut agar masyarakat bisa berkonsultasi secara langsung dengan pihak kelurahan.

Mendra utarakan jika reses adalah sebuah kebijakan yang sudah di atur dalam undang-undang dengan tujuan untuk bertemu dengan masyarakat, mendengar serta mengawal aspirasi agar menjadi sebuah pokok pikiran dan bisa direalisasikan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan reses kali ini, dirinya lebih banyak untuk menyampaikan dalam memberikan informasi terkait dengan beberapa program-program pemerintah yang diperuntukkan untuk masyarakat. Mulai dari program bantuan kesehatan hingga bantuan kematian.

“Jika ada masyarakat yang sakit dan ingin mendapatkan rujukan, pemerintah telah menyiapkan fasilitas tersebut. Jangan ragu dan takut untuk menghubungi pemerintah daerah untuk mendapatkan fasilitas rujukan,” ujar politisi partai Gerindra ini.

Dirinya juga menyinggung terkait dengan santunan kematian, yang mana ia katakan pemerintah telah menyiapkan dana sebesar 1.5 milyar per tahun yang diperuntukkan untuk masyarakat.

“Saya ingin beritahukan jika untuk pembangunan tribun lapangan bola dan pagar pemakaman akan dilaksanakan pada tahun 2024. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur lainnya seperti jalan, nanti akan dilihat dulu kemampuan anggaran daerah,” terangnya.

Kegiatan reses yang dihadiri oleh Kaling Bedeng Ake, Panwascam dan puluhan masyarakat itu, adapun aspirasi yang disampaikan oleh warga diantaranya yaitu terkait dengan perbaikan jembatan, penambahan lampu jalan, peningkatan fasilitas dan sistem pengelolaan sampah hingga keluhan mengenai bantuan BLT yang kurang tepat sasaran.