Bangka, Diksinews.com – Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH menutup kegiatan survei re-akreditasi Puskesmas Pemali, Selasa (19/9/2023).
“Alhamdulillah, kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 14 September ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tandasnya.
Seiring perkembangan ilmu dan teknologi perubahan mekanisme kenegaraan akreditasi puskesmas klinik laboratorium kesehatan unit transfusi darah tempat praktek mandiri dokter dan tempat praktek mandiri dokter gigi akan mempengaruhi pola penyelenggaraan peningkatan mutu di pelayanan kesehatan. Untuk mengikuti perkembangan tersebut dalam tataran implementasi, Boy Yandra katakan maka dibutuhkan adanya sistem survei re-akreditasi yang semakin bermutu, efektif, efisien, adil, transparan dan akuntabel.
“Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan re-akreditasi ini adalah untuk meningkatkan pelayanan dan keselamatan pasien. Dan tujuan kedua ialah akan meningkatkan perlindungan bagi sumberdaya manusia kesehatan masyarakat dan lingkungan serta puskesmas, klinik, pratama, tempat praktek mandiri, dokter dan tempat praktek mandiri dokter gigi,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menerangkan manfaat dari re-akreditasi tingkat pratama adalah untuk memberikan keunggulan kompetitif menjamin pelayanan kesehatan primer yang berkualitas. Dan meningkatkan pendidikan pada staf yang belum paham menjadi lebih paham, serta meningkatkan pengelolaan resiko membangun dan meningkatkan kerja tim antar staf.
Tidak hanya itu saja, Boy Yandra menambahkan kegiatan itu juga dapat meningkatkan rehabilitas dalam pelayanan penertiban pengelolaan pendokumentasian.
“Mudah mudahan dengan adanya survey re-akreditasi ini dapat menjadikan puskesmas yang paripurna. Kami berharap 12 puskesmas yang ada di Kabupaten Bangka dapat terakreditasi di akhir tahun 2023 ini sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi untuk masyarakat,” pungkasnya.

