BANGKASELATAN, DIKSINEWS.COM – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Bangka Selatan mendapatkan layanan kesehatan yang optimal melalui program Berobat Gratis Pakai KTP. Program unggulan Pemkab Basel ini terus diperkuat untuk menjamin tidak ada warga yang kesulitan berobat karena kendala biaya.
Hal itu disampaikan Bupati Riza saat meninjau langsung pelayanan di RSUD Junjung Besaoh, jumat (27/3/2026).
“Program Berobat Gratis Pakai KTP ini komitmen kita. Cukup bawa KTP Bangka Selatan, masyarakat bisa langsung dilayani di puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah. Jangan sampai ada warga Basel yang sakit tapi takut ke fasilitas kesehatan karena tidak punya biaya,” tegas Riza.
Bupati menjelaskan, program ini mencakup layanan rawat jalan, rawat inap kelas III, persalinan, hingga tindakan gawat darurat. Seluruh pembiayaan ditanggung melalui APBD Kabupaten Bangka Selatan yang diintegrasikan dengan program JKN-KIS.
Riza meminta seluruh tenaga kesehatan dan jajaran Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan prima tanpa membeda-bedakan pasien. “Layani dengan senyum, cepat, dan tuntas. Pasien BPJS, pasien KTP, semua harus diperlakukan sama. Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Bupati Riza juga berdialog dengan sejumlah pasien dan keluarga. Warga mengaku terbantu dengan program tersebut karena prosesnya mudah dan tidak dipungut biaya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi agar seluruh masyarakat tahu dan memanfaatkan program ini. Faskes tingkat pertama dan RSUD juga sudah diinstruksikan untuk tidak menolak pasien dengan alasan administrasi.
“Kami sudah MoU dengan seluruh faskes. Prinsipnya, selamatkan pasien dulu, urusan administrasi belakangan. Kalau ada yang dipersulit, lapor ke kami,” tegasnya.
Bupati Riza berharap program Berobat Gratis Pakai KTP menjadi solusi nyata meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bangka Selatan. Ia juga mengajak warga untuk aktif menjaga pola hidup sehat dan memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis di puskesmas.
“Sehat itu mahal, tapi berobat di Basel tidak boleh mahal. Pemerintah hadir untuk memastikan semua warga sehat dan produktif,” pungkas Riza.
(*)

