Tak Peduli Imbauan, Malam Hari Tambang Ilegal Nekat Beraktivitas di Suka Damai

*Siapa Dalang Pembeli Timah Hasil dari Penambang Ilegal? 

 

BANGKA SELATAN, DIKSINEWS.COM — Tidak ada rasa takut sama sekali dengan pemilik IUP dan APH, penambang PIP ilegal mining tetap bekerja dilaut Sukadamai DU 1546 disaat malam.

Padahal pihak perusahaan PT Timah Tbk, pada Sabtu (7/3) siang telah memberikan himbauan langsung kepada para penambang agar tidak ada lagi aktivitas tambang PIP yang Legal maupun ilegal yang di perairan laut Sukadamai DU 1546. Namun hal tersebut tidak membuat para penambang ada rasa takut atas himbauan yang telah dilakukan PT Timah Tbk.

Sebenarnya, PT Timah Tbk telah berkomitmen akan memberantas pertambangan ilegal mining dilaut Sukadamai DU 1546. Dengan bertujuan untuk dapat menyelamatkan aset negara.

Diberi himbauan pada siang hari mereka nekat kerja pada waktu malam. Padahal himbauan baru hitungan jam yang dilakukan pihak PT Timah yang turun langsung kelokasi untuk melakukan himbauan keras bagi para penambang ilegal dilaut Sukadamai, Toboali, Bangka Selatan, Sabtu, (8/3)siang

Pihak perusahaan saat ini pun sudah menginformasikan melalui surat edaran tentang penyetopan sementara bernomor 1049/Tbk/UM-3130/25-S2.5 terhitung tanggal (8/3).

Kalau kita berbicara mengenai masalah pertambangan ilegal dan polemik siapa aktor intelektual sebagai muara penampung biji timah yang diduga tersebut, Hingga sampai saat ini masih misteri.

Dari pantauan dilapangan, Tampak masih banyak aktifitas tambang diduga PIP ilegal yang mana kian menjamur nekat untuk bekerja, Sabtu, (8/3) Malam.

“Iya bang masih banyak yang kerja malam hari, itu yg kelihatan ada cahaya lampu itu semua lampu ponton penambang yang bekerja, memang tadi siang menjelang sore ada pihak PT Timah melakukan Penyetopan,” Kata narasumber yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Kemudian guna melengkapi data agar tepat dan akurat, awak media kembali menggali informasi lebih dalam lagi terkait hal tersebut. Ternyata dibenarkan dari sumber berikutnya terkait aktifitas tambang ilegal yang beraktifitas pada malam hari.

“Benar bang, ada yang kerja malam hari, sekarang itu juga kelihatan dari pinggir pantai cahaya lampu ponton penambang,” Singkat sumber

Sampai disini, Publik pun ikut menyoroti betapa mirisnya dampak negatif akibat dari aktifitas tambang ilegal tersebut, mulai dari kompensasi yang kian lenyap bak ditelan bumi dan terutama perusahaan BUMN milik negara itu harus menelan kepahitan lantaran mengalami kerugian.

Guna berimbangan berita, Awak media sudah berupaya melakukan konfirmasi dan menunggu jawaban kepada Sigit Prabowo selaku Division Head Area Bangka Selatan, Seperti apa kedepannya dalam menangani hal tersebut.

(Doll/diksi)