KPU Basel Bakar Surat Suara Rusak dan Lebih, Dengan Nilai Keseluruhan 323

BANGKA SELATAN, DIKSINEWS.COM – Ratusan surat suara yang lebih dan rusak kini telah dilakukan pemusnahan dengan cara pembakaran oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) di Halaman Kantor KPU pada Selasa (26/11/2024) malam.

Acara pemusnahan surat suara tersebut juga dihadiri langsung Ketua KPU Bangka Selatan, Muhidin, Dandim 0432/Bangka Selatan, Letkol Sebmy Setiawan, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho, Plt Kajari Bangka Selatan, Hendri Yanto, Ketua Bawaslu Bangka Selatan, Amri, Kepala Kesbangpol, Evi Sastra, Kasi Intelijen Kejari Bangka Selatan, Michael YP Tampubolon, Danposmat AL Toboali, Peltu Paul, Kabinda Toboali, Eddy Priyono serta tamu undangan yang lainnya.

Seusai pemusnahan surat suara, Ketua KPU Muhidin menyebutkan bahwa kegiatan malam hari ini yakni memusnahkan surat suara yang rusak atau kelebihan kirim surat suara.

“Surat suara lebih dan surat suara rusak ini merupakan sesuai dengan amanat PKPU yang sudah diamanatkan bahwa untuk kelebihan surat suara maupun surat suara rusak itu harus dimusnahkan sebelum dilakukan pencoblosan,” ucapnya.

Muhidin juga menjelaskan, Bahwa memang untuk kabupaten lain seperti di Bangka induk mungkin sudah melakukannya dua hari yang lalu. Tetapi KPU daerah lainnya itu melaksanakan sebelum distribusi.

“Jadi untuk ini KPU Bangka Selatan melaksanakan ini setelah semua didistribusikan. Dengan maksud ketika dilaksanakan sebelum pendistribusian dikhawatirkan masih ada hal-hal yang kekurangan jadi kita masih bisa untuk melengkapi itu. Ketika semua sudah didistribusikan artinya semua Insya Allah sudah lengkap distribusikan,” kata Muhidin.

Ia juga menambahkan, Untuk jumlah kelebihan surat suara yang dikirim dari tim logistik untuk pemilihan bupati dan wakil bupati ada 86 lembar dan untuk yang rusak 112 lembar. Kemudian untuk pemilihan kelebihan kirim untuk pemilihan gubernur ada 102 lembar dan 23 lembar yang rusak.

“Kami sampaikan bahwa memang besok itu sudah merupakan hari pencoblosan. Namun sampai hari ini sampai malam ini kami sudah menyampaikan ke kawan-kawan kita di tingkat desa untuk tetap sosialisasi paling tidak lewat masjid-masjid untuk diumumkan bahwa untuk mengingatkan kepada pemilih besok itu merupakan hari pencoblosan dan mengajak semua pihak terutama kepada semua pemilih untuk kiranya datang ke TPS,” paparnya.

“Bahkan sampai saat ini, kita juga melakukan sosialisasi keliling ke desa dengan harapan, agar semua masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya,” ungkap Muhidin.

(*)