TOBOALI, DIKSINEWS.COM – Sebanyak 20 siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Pendidikan (Yapentob) Toboali mengikuti Kegiatan literasi jurnalistik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan, Selasa, (06/02/24).
kegiatan literasi jurnalistik ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan oleh PWI Basel.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan (Basel), Dedy Irawan mengatakan, Selain menggelar Kegiatan Literasi jurnalistik, kita juga menyerahkan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, warga kurang mampu dan anjangsana ke rumah senior wartawan, serta mengadakan yasinan dan doa bersama. ” katanya.
Dan untuk kegiatan Literasi bagi siswa dan siswi ini, sebenarnya merupakan kegiatan PWI Basel yang rutin diadakan di sekolah-sekolah yang ada di Toboali dan Kecamatan, di Kabupaten Basel.
“Pada hari ini 20 siswa dan siswi SMK Yapentob Toboali sangat beruntung sekali, karena kawan-kawan yang tergabung dalam PWI Basel memberikan bekal khusus ilmu literasi jurnalistik guna meningkatkan kemampuan literasi dan belajar tentang dunia jurnalistik,” ujar Dedy.
Kami juga berharap, dengan melalui kegiatan literasi jurnalistik di SMK Yapentob ini, akan ada kembali lagi memunculkan penulis – penulis muda yang memiliki bakat dan potensi besar seperti sekolah-sekolah lainnya.
“Kita juga berharap dengan bantuan kepada anak yatim piatu, senior wartawan ini, dan yasinan bersama ini bisa mendapatkan keberkahan dan kelancaran kepada seluruh anggota PWI Basel dalam menjalani pekerjaannya dan membuat organisasi ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat, ” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Yapentob Sunaidi menambahkan, pihaknya mengapresiasi adanya kegiatan literasi jurnalistik yang diselenggarakan oleh PWI Basel. Kami juga diberi kabar secara mendadak oleh PWI Basel, untuk melakukan kegiatan literasi jurnalistik ini. Karena mengingat kegiatannya sangat penting bagi siswa-siswi kami, makanya kita langsung setuju dan mempersiapkan kegiatannya.
“Dirinya berharap, dengan adanya literasi jurnalistik ini bisa menambah pengetahuan siswa-siswi dibidang literasi dan bisa menerbitkan buku dari karya tulisan para anak didik kami,” harapnya.
(Dolly)

