TOBOALI, DIKSINEWS.COM – Pekerjaan Proyek kontruksi fisik pembangunan gedung Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Selatan saat ini menjadi sorotan karena tak kunjung selesai.
Sebab, progres pembangunan gedung BPS senilai Rp 2.550.000.000 yang dikerjakan oleh PT Van Technos, konsultan pengawas CV Mahoni, dan kontraktor pelaksana CV Diffani Jaya Mandiri, diperkirakan baru mencapai 70 persen hingga awal bulan Januari 2024.
Padahalnya, waktu pelaksanaan pembangunan Proyek Gedung BPS Basel ini di mulai akhir Agustus 2023 dan berakhir di bulan Desember 2023. Tetapi hingga saat kini proyek kontruksi fisik pembangunan gedung BPS tersebut tak kunjung selesai.

Berdasarkan pantauan wartawan, pada Senin (15/1/2024), proyek pembangunan ini tampak masih sibuk dikerjakan oleh sejumlah pekerja.
Sejumlah pekerja yang membangun proyek tersebut terlihat mengerjakan beberapa bagian seperti merapikan dinding hingga atap bangunan tanpa menggunakan kesehatan dan keselamatan kerja (k3).
Proyek pembangunan gedung kantor BPS Basel juga terlihat dipagari oleh pagar seng proyek dengan plang proyek di sebelah kiri pintu masuk.
Adapun plang proyek tersebut tertulis nomor kontrak 013.9/SP/BPS1905/VIII/2023 dengan nilai kontrak 2.500.000.000 bersumber dari APBN. Jangka waktu pengerjaan proyek tersebut selama 120 hari kalender.
Saat dikonfirmasi via Whatsapp PPK Proyek Kantor BPS Dayat mengatakan, proyek pembangunan kantor BPS Basel tersebut dimulai pada akhir agustus.
“Dimulai akhir agustus, ini masuk penambahan waktu pertama 50 hari,” katanya.
Menurutnya, ada beberapa kendala yang membuat proyek pembangunan gedung kantor BPS ini terlambat.
“Kendala gedung agak lumayan tinggi jadi pengerjaan agak susah juga. Material juga kaya atap inden, agak jarang di pasaran,” katanya.
Saat ditanya progres proyek tersebut, dirinya mengakui bahwa telah mencapai 70 persen.
“Masuk 70 persen kurang lebih, Sementara diperkirakan akan rampung pada awal februari. Pengakuan kontraktor seperti itu cuma nanti lihat perkembangannya,” ungkapnya.
Sebelumnya pekerjaan proyek Gedung BPS Basel ini juga sempat Viral di salah satu media, karena beberapa pekerja proyek tampak tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Padahal jelas penerapannya tertera di dalam kontrak.
Dengan judul berita “Pekerja Proyek Gedung BPS Bangka Selatan Menggunakan Ilmu Kebal Tubuh dan Ilmu Kera” di salah satu media beritabangka.com.
Dan kini masalah baru pun muncul, dikarenakan waktu kerjanya sudah selesai tetapi pekrjaan bangunan tak kunjung selesai.
(*)

