Bangka, Diksinews.com – Indonesia Emas 2045 adalah visi jangka panjang yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk mencapai Indonesia yang makmur, berdaulat, dan berkeadilan pada tahun 2045, yang merupakan tahun ke-100 kemerdekaan Indonesia. Untuk mencapai visi ini, persiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci penting. Pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan terkait dapat mengukur progres dan pencapaian melalui sejumlah tolak ukur atau indikator. Salah satu tolak ukur yang harus dan sangat penting untuk diperhatikan adalah persiapan akan kualitas sumber daya manusia gen Z. Generasi Z, yang terdiri dari individu yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2010-an, memiliki pengaruh signifikan terhadap berbagai aspek masyarakat, termasuk pendidikan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Gen Z ini di nilai akan menjadi sumber daya manusia utama yang akan mengisi berbagai sektor industri di Indonesia emas 2045. Berdasarkan hal itu, perlu dilakukan berbagai persiapan terutama untuk menjadikan gen Z sebagai SDM yang berkualitas. Generasi ini tumbuh dalam era digital yang pesat, yang memainkan peran besar dalam membentuk kepribadian, nilai, dan cara berinteraksi mereka. Generasi Z sering dianggap sebagai penerus dari Generasi Y (Millennials) dan merupakan generasi pertama yang benar-benar tumbuh dewasa di tengah-tengah kemajuan teknologi yang cepat. Dibandingkan dengan pendahulunya, Generasi Z lebih terbiasa dengan internet, perangkat mobile, dan media sosial sejak usia dini.
Perlu diketahui sifat dan gaya hidup dan kecenderungan generasi ini untuk kemudian disinkronkan dengan keputusan yang akan diambil. Generasi Z hidup dalam era digital yang sangat terhubung. Gadget dan media sosial menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka. Interaksi sosial, pertemanan, dan bahkan pilihan konsumsi dipengaruhi oleh platform-platform digital. Fenomena seperti Tik Tok, Instagram, dan Snapchat menjadi wadah ekspresi dan kreativitas bagi generasi ini. Generasi 2 menonjolkan nilai-nilai inklusivitas dan apresiasi terhadap keragaman. Mereka mendorong lingkungan yang inklusif dari segi gende, suku, dan orientasi seksual. Kampanye- kampanye positif terkait hak asasi manusia dan keberagaman mendapat dukungan kuat dari generasi ini. Ketertarikan Generasi Z pada isu-isu lingkungan memengaruhi keputusan konsumsi mereka Kesadaran akan dampak lingkungan dari produk-produk dan merek-merek menjadi faktor penting dalam pembelian mereka. Konsep “slow fashion” dan preferensi terhadap merek yang memiliki inisiatif berkelanjutan semakin meningkat.
Generasi Z menunjukkan minat yang kuat dalam mengembangkan keterampilan mereka secara mandiri dan mengejar karir yang bermakna, Banyak di antara mereka tertarik pada kewirausahaan dan mencari cara untuk menggabungkan passion dengan pekerjaan. Fleksibilitas, kebebasan dan pencarian makna dalam karir menjadi prioritas. Tantangan terkait kesehatan mental di Generasi Z menyoroti.
Peran pemerintah sangat signifikan untuk berhasil tercapainya Indonesia Ema gaya hidup generasi Z yang beragam perlu keputusan dan program yang tepat untuk terapkan agar tercapainya visi ini. Hal yang perlu dilakukan pemerintah untuk hal ini : ogan
1. Pendidikan Berkualitas:
Tingkatkan kualitas pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Pemerintah harus berfokus pada pengembangan keterampilan dasar, literasi, dan numerasi. Sediakan program pendidikan yang mempromosikan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan. Selain itu, Pelatihan Keterampilan juga hal dasar yang harus dipenuhi. Identifikasi keterampilan yang diperlukan di pasar kerja masa depan. Dengan menyediakan pelatihan keterampilan teknis dan non-teknis. Fasilitasi program magang dan kerja sama industri-pendidikan akan sangat efektif.
2. Teknologi dan Inovasi
Integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan dengan mendukung riset dan pengembangan untuk mendorong inovasi. Dengan hal ini dapat memacu perkembangan ekosistem start-up dan wirausaha.
3. Kesehatan dan Kesejahteraan
Pemerintah harus memastikan adanya akses yang adil ke layanan kesehatan berkualitas. Dengan menKampanyekan gaya hidup sehat dan kebugaran. Pemerintah juga akan fokus pada kesehatan mental dan kesejahteraan. Kesehatan dan kesejahteraan juga dapat diciptakan dengan pemberdayaan Perempuan. Berikan dukungan untuk pemberdayaan perempuan di berbagai sektor. Pastikan kesetaraan gender di tempat kerja dan dalam masyarakat.
4. Peningkatan Mobilitas
Fasilitasi mobilitas geografis dan sosial salah satu hal yang penting. Pemerintah mendukung pertukaran budaya dan pengalaman internasional sehingga pengembangan karir yang baik dan pengelolaan talenta yang efektif. Berikan program pengembangan karir yang terstruktur. Serta dengan menyediakan sistem pengelolaan talenta yang efektif.
5. Kolaborasi Industri dan Pendidikan:
Pemerintah memperkuat kemitraan antara sektor industri dan lembaga pendidikan. Dengan menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri. Konservasi Lingkungan dengan mengajarkan kesadaran lingkungan dan keberlanjutan. Hal ini dapat mendorong inovasi ramah lingkungan. Patriotisme dan Cinta Tanah Air juga perlu dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air serta mendukung program kebangsaan dan pembentukan karakter.
6. Monitoring dan Evaluasi:
Pemerintah melakukan evaluasi terus-menerus terhadap progres SDM.
Dengan menyesuaikan kebijakan berdasarkan hasil evaluasi. Penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan masyarakat, untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Indonesia Emas 2045 menyoroti pentingnya persiapan tenaga kerja untuk menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi. Generasi Z dapat berperan dalam mengadaptasi diri terhadap pekerjaan masa depan dengan meningkatkan keterampilan digital dan fleksibilitas dalam memahami perubahan. Generasi Z juga sangat terlibat dalam media sosial Mereka dapat menggunakan platform ini untuk menyebarkan pesan-pesan positif, mendukung kampanye-kampanye untuk pembangunan berkelanjutan, dan mempromosikan nilai-nilai Indonesia Emas 2045. Dengan melibatkan Generasi Z secara aktif dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, pemerintah dan masyarakat dapat memaksimalkan potensi mereka untuk mencapai tujuan pembangunan jangka panjang yang ambisius ini.
Dalam pembahasan tulisan ini dapat disimpulkan bahwa gaya hidup generasi Z sangat berpengaruh terhadap kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045. Generasi Z dengan gaya hidup serta gaya berfikirnya akan menjadi pemeran utama di Indonesia Emas 2045. Dibutuhkan melakukan perhatian khusus untuk generasi Z agar tetap menjaga gaya hidup yang kreatif, kompetitif, kompeten, dan sehat. Diharapkan terdapat kesadaran dari masyarakat untuk menggalakkan kampanye Indonesia Emas 2045 agar kreativitas dan inovasi yang merupakan kunci keberhasilan akan terus di gaungkan.
Pada dasarnya gaya hidup generasi 2 mencerminkan perpaduan unik antara konektivitas digital, nilai inklusivitas, kesadaran lingkungan, dan semangat kewirausahaan. Memahami dan menghargai perbedaan ini dapat membantu pemerintah dan masyarakat beradaptasi dengan preferensi dan kebutuhan generasi yang akan membentuk arah masa depan yang lebih baik.
Penulis : Risqi Hermansyah
Mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung,

