BANGKA SELATAN, DIKSI NEWS.COM – Satpolairud Polres Bangka Selatan melakukan evakuasi jenazah Aco warga Lodan Dalam II B Kecamatan Pademangan Jakarta Utara di perairan Laut Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan. Acok merupakan salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Harapan Kita Bersama.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan melalui Kasat Polair Polres Basel, AKP Amri, menyampaikan Kapal KM Harapan Kita Bersama yang berlayar dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta menuju pelabuhan Pangkalan Nipah Kuning Pontianak Kalimantan sejak Sabtu (11/02/23) lalu.
Namu pada Senin (13/02/23) KM Harapan Kita Bersama lego jangkar di perairan Tanjung Merun pada GPS 03⁰.02.554 S/ 106⁰ 53.088 E.
“Pada Sabtu (18/02/23) lalu terjadi cuaca buruk. Baharudin yang merupakan teman koban, melihat korban Acok yang saat itu lagi duduk di kursi lantai bawah dalam keadaan lemas tidak begerak lagi,” jelasnya Minggu (19/02/23),” jelasnya.
Lanjutnya, setelah melihat korban tidak bergerak lagi, lalu Baharudin yang merupakan ABK KM tersebut memanggil teman-teman lainnya yang berada di lantai atas guna membantu membawa korban naik kelantai atas.
“Sesampai di lantai atas korban Acok lalu dibaringkan di atas tempat duduk panjang dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ucapnya.
Saksi juga kata AKP Amri menjelaskan bahwa sebelum berangkat berlayar korban telah melakukan pengobatan disalah satu Klinik yang berada di wilayah Jakarta Utara karena mengalami sakit kompilasi, asam urat, gula darah, dan asam lambung.
Setelah berhasil melakukan evakuasi lalu jasad korban langsung dibawa ke RSUD Basel oleh Satpolairud Polres Basel untuk dilakukan Visum.
Dari hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, di duga korban meninggal karena komplikasi penyakit yang di deritanya.
“Dari olah TKP kita temukan berbagai jenis obat di atas meja kamar tidur korban, antara lain obat gula darah, obat pereda nyeri, obat antibiotik dan juga obat racikan dalam bungkus medika.
“Kini jenazah korban pun telah di makamkan di TPU Desa Sadai Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan karena permintaan dari pihak keluarga korban sendiri,” pungkasnya.
(Dolly)

