BANGKA SELATAN, DIKSI NEWS.COM — Pemandangan tak biasa terlihat di ruas
Jalan Sultan Syahrir Kampung Bukit Kelurahan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (08/11/22).
Warga setempat melakukan penanaman pohon pisang ditengah-tengah jalan lantaran kesal dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.
Saat dikonfirmasi warga Kampung Bukit Kelurahan Toboali, Taspirani (52) mengatakan kondisi jalan berlobang tersebut mengalami kerusakan sejak 5 bulan yang lalu. Hingga kini kata dia belum juga diperbaiki.
“Penanaman pohon ditengah jalan kami lakukan karena kesal melihat kondisi jalan yang tidak layak untuk dilewati,” ungkapnya.
Dia menjelaskan kondisi jalan rusak tersebut sejak 5 bulan lalu, namun dikarenakan sering dilalui oleh kendaraan hingga mengakibatkan jalan tersebut berlobang menjadi besar dan tidak layak untuk dilewati.
“Sejak jalan ini rusak sudah 3 pengendara mengalami kecelakaan. Makanya kami warga Bukit menanam pohon pisang guna menandai agar pengguna tidak melintasi jalan itu,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa jalan Sultan Syahrir tersebut memang sudah lama tidak diaspal dan terakhir menurutnya puluhan tahun lalu.
“Ini kita lakukan tidak lain untuk menghindari terjadi kecelakaan dan korban jiwa,” katanya.
Senada disampaikan Martin warga setempat bahwa dirinya berharap kepada Pemerintah Daerah segera memperbaiki jalan tersebut karena sudah sering terjadinya kecelakaan.
“Ini kami lakukan karena kesal dan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” ucapnya.
Sementara itu Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid saat dikonfirmasi diksinews.com mengatakan bahwa terkait hal itu dirinya telah meminta Dinas terkait untuk melakukan cross check.
“Terkait hal itu saya telah meminta Dinas terkait untuk turun lapangan melihat kondisi jalan tersebut,” tandasnya.
(Dolly)

