TOBOALI, DIKSINEWS.COM — Pertikaian dua pemuda dengan menggunakan senjata tajam terjadi di Jalan Damai Payak Ubi Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam peristiwa itu korban Aldi (24) mengalami luka ditangan bagian kiri dan di bagian perut hingga usus terburai ditusuk oleh pelaku Pander (24).
Kejadian duel antara dua orang pemuda itu diketahui terjadi dihalaman rumah korban dengan menggunakan senjata tajam.
Kasatreskrim Polres Basel, AKP Chandra Adi Satria Pradana seizin Kapolres Basel, AKBP Joko Isnawan mengatakan kejadian duel antara 2 pemuda ini terjadi pada Minggu (14/08/22) Sekira pukul 16.00 Wib di Jalan Damai Payak Ubi Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.
“Kejadian ini dipicu karena persoalan keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelapor Samsudin (40) mengatakan dimana saat itu ia sedang berada didalam rumahnya di Jalan Damai Payak Ubi Kecamatan Toboali mendapat kabar bahwa adiknya Aldi (24 ) telah ditikam oleh Pander ( 23 ) didepan Rumah.
Selanjutnya, setelah mendengar kabar tersebut kemudian Samsudin yakni pelapor langsung segera berlari ketempat kejadian dan saat sampai ditempat kejadian didepan rumah Samsudin telah melihat Aldi sedang bergulat dengan Pander.
“Setelah melihat kejadian tersebut Samsudin berusaha melerai kejadian tersebut, akibat berusaha melerai pelapor juga mengalami luka ditangan bagian kanan,” ucapnya.
Diwaktu yang sama, Rika ( 21 ) yang merupakan salah satu istri dari korban mengatakan bahwa pada kejadian tersebut dirinya mencoba turut membantu dan mengambil parang yang tergelatak jatuh di tanah dan menebaskan parang kearah kepala pelaku. Kemudian pelaku pun langsug melarikan diri disaat kepalanya kena sabetan parang tersebut.
“Akibat kejadian tersebut , dimana korban
Aldi mengalami luka ditangan bagian kiri dan yang lebih serius di bagian perut hingga usus terburai akibat terkena tikaman pisau Pander dan sementara saudara Pander alami luka bacokan di bagian kepala, ” jelasnya.
“Kemudian Aldi langsung dilarikan Ke RSUD Basel dan pelapor melapor ke pihak kepolisian,” sambungnya.
Setelah mendapatkan laporan, anggota Satreskrim Basel kemudian langsung menuju ke TKP dan melakukan Pulbaket di TKP untuk memastikan awal kejadian keributan tersebut.
Kemudia tim mendapat Informasi bahwa Pander berada di Jalan Puput dan dalam keadaan terluka dibagian Kepala, sehingga team bergerak dan mengamankan Pander dan membawanya ke Pusyandik Toboali guna mendapatkan Perawatan, Pander mengalami luka dibagian kepala dan tangan kiri.
“Untuk motif kejadian diakui oleh pelaku, karena pelaku tidak terima di usir korban dengan menggunakan parang. Kini untuk barang bukti pisau bergagang coklat dan sehelai pakaian berwarna hitam telah diamankan dan juga beberapa saksi,” pungkasnya.
(Dolly)

