Batu Betumpang Jadi Saksi Transformasi Pertanian Modern, Wabup Debby Panen Padi Berbasis Teknologi PM-AAS

BANGKA SELATAN, DIKSINEW.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan semakin serius mengawal agenda swasembada pangan nasional. Langkah nyata transformasi sektor pertanian ini diwujudkan melalui kegiatan Panen Padi Bersama dengan penerapan Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Lahan Sawah IP2MP Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Rabu (29/7/2026).

​Acara yang diinisiasi oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Kepulauan Bangka Belitung, Kementerian Pertanian RI ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf. Agus Wicaksono, perwakilan DPKP Provinsi Babel, jajaran dinas terkait, hingga jajaran BWS Provinsi Babel dan kelompok tani setempat.

​Tak sekadar seremoni panen, rangkaian acara diawali dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Padi PM-AAS. Petani setempat disuguhkan demonstrasi pemanfaatan teknologi modern, seperti pengoperasian drone pertanian dan alat mesin pertanian (alsintan) presisi tinggi sebelum terjun langsung melakukan panen bersama.

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertanian dan seluruh jajaran yang terlibat. Menurutnya, adopsi teknologi PM-AAS adalah tonggak sejarah penting dalam mengubah wajah pertanian di Bangka Selatan.

”

Penerapan sistem PM-AAS ini menjadi langkah strategis menuju sistem pertanian yang lebih efektif, efisien, dan berdaya saing. Kita tidak lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi sudah beralih ke teknologi presisi seperti mekanisasi dan drone. Ini terbukti memangkas biaya operasional sekaligus mendongkrak hasil panen secara signifikan,” tegas Wabup Debby.

​Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi kebutuhan para petani, baik dari sisi penyediaan infrastruktur pendukung, sarana prasarana, hingga pendampingan peningkatan kapasitas SDM.

​Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Jajaran TNI melalui Kodim 0432/Bangka Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendampingi para petani bersama para penyuluh, mulai dari fase pengolahan lahan hingga paska panen.

”

Sinergisitas yang solid antara Pemda, TNI, kementerian, dan masyarakat petani adalah kunci utama. Dengan konsistensi ini, kami optimistis Bangka Selatan mampu mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan utama di Bangka Belitung sekaligus menopang kedaulatan pangan nasional,” pungkasnya.

​Melalui sinergi erat dan modernisasi teknologi ini, para petani di Desa Batu Betumpang diharapkan tak hanya mampu meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga meraih kesejahteraan yang lebih baik secara berkelanjutan.

(*)