BANGKA SELATAN, DIKSNEWS.COM – Praktik pertambangan timah ilegal dengan cara “lubang tikus” yang dikelola warga berinisial Iin di Dusun Air Banten Tilek, Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Bangka Selatan (Basel), diduga sudah berjalan cukup lama.
Kegiatan pengerukan timah tanpa izin ini disebut berlangsung sejak awal pembukaan lahan hingga saat ini tanpa ada tindakan hukum.
Lokasi tambang bawah tanah sedalam sekitar 29 meter itu diduga kuat berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan PT Timah Tbk. Meski demikian, aktivitasnya tetap berjalan.
Informasi dari warga menyebutkan, operasional tambang ini sudah berjalan berbulan-bulan. Dalam sehari sedikitnya 6 orang pekerja dilibatkan untuk mengangkat material dari dalam tanah.
“Ini bukan kegiatan baru. Dari mulai buka lubang sampai sekarang sudah berbulan-bulan. Dalam seminggu bisa dapat 500 sampai 700 kilogram pasir timah,” ujar narasumber yang meminta namanya tidak disebutkan, Rabu (5/8/2026).
Letak titik galian hanya berjarak sekitar 70 meter dari bagian belakang rumah Iin. Kedekatan itu membuat rantai produksi berjalan tertutup. Setelah diangkat dari lubang, batu terak timah langsung dibawa ke tempat penggilingan milik Iin sebelum dijual.
“Memang dekat dari rumahnya. Begitu keluar dari lubang, material langsung digiling di tempatnya sendiri,” jelasnya.
Berlangsungnya tambang ilegal dalam jangka waktu lama ini menimbulkan sejumlah persoalan. Selain merugikan negara dan pemegang IUP resmi karena tidak ada setoran royalti, keselamatan pekerja juga terancam setiap saat.
Para penambang masuk ke terowongan sempit dengan kedalaman puluhan meter. Satu-satunya alat bantu pernapasan hanya mengandalkan blower. Jika alat itu mati, risiko kekurangan oksigen sangat tinggi. Ditambah lagi potensi longsor dan banjir lumpur yang bisa terjadi kapan saja.
Hingga berita ini dipublikasikan, Iin selaku pihak yang disebut sebagai pengelola saat ini tidak memberikan keterangan dan bungkam terkait dugaan aktivitas tersebut. Meski pihak wartawan telah melakukan konfirmasi untuk hak jawab.
(Tim)

