BANGKA SELATAN, DIKSINEW.COM — Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan untuk mewujudkan sarana pendidikan yang inklusif dan berkualitas kini makin mantap. Momen penting tercipta di Ruang Kerja Wakil Bupati Bangka Selatan pada Rabu (22/7/2026), saat sertifikat resmi lahan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) diserahterimakan secara langsung.
Penyerahan sertifikat tanah tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Bangka Selatan, Erik Ruwiyanto, beserta jajarannya. Sertifikat tersebut diterima dengan hangat oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, yang didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muhammad Zamroni.
Dengan diserahkannya sertifikat ini, aspek legalitas tanah yang menjadi syarat utama pembangunan fisik dinyatakan 100% rampung. Langkah ini resmi membuka jalan bagi pemerintah pusat untuk segera mengucurkan anggaran dan memulai tahap konstruksi fisik Sekolah Rakyat.
Wabup Debby menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas kesiapan dan respons cepat dari Kantor Pertanahan Bangka Selatan.
”Terima kasih kepada Kepala Kantor Pertanahan Bangka Selatan beserta seluruh jajaran atas kerja sama dan fasilitasi profesionalnya. Hari ini sertifikat lahan Sekolah Rakyat resmi kami terima, memberikan kepastian hukum yang sangat jelas atas aset daerah,” ujar Wabup Debby.
Menurut Wabup Debby, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas instansi merupakan kunci utama percepatan program prioritas daerah.
”Semoga sinergi yang luar biasa ini terus terjalin demi mewujudkan pembangunan yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Bangka Selatan, khususnya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas,” tambahnya.
Penyerahan sertifikat yang berlangsung penuh keakraban ini menutup babak awal administrasi dan membuka babak baru eksekusi pembangunan fisik Sekolah Rakyat.
Harapannya, kehadiran fasilitas pendidikan baru ini tak hanya memperkuat tertib administrasi aset negara, tetapi juga menjadi fondasi cerah bagi masa depan anak-anak di Bangka Selatan.
(*)

